MIU Login

Perkuat Sinergi:Pusat Ma’had Al-Jami’ah dan Pusat Bahasa UIN Malang Kawal Kedisiplinan Mahasantri

Malang, 27/8/2026 — Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersama Pusat Pengembangan Bahasa menggelar rapat koordinasi dengan para Murabbi dan Murabbi’ah di Ruang Pertemuan Pusat Pengembangan Bahasa, Gedung C UIN Malang. Pertemuan ini membahas penguatan koordinasi dalam mengawal kedisiplinan dan kesiapan mahasantri mengikuti Program Khusus Perkuliahan Bahasa Arab (PKPBA), yang dimulai pukul 06.00 WIB.

Dalam arahannya, Prof. Dr. Hj. Mamluatul Hasanah, M.Pd., selaku Direktur Pusat Bahasa UIN Malang, menyampaikan apresiasi kepada Pusat Ma’had Al-Jami’ah, khususnya para Murabbi, Murabbi’ah, Musyrif, dan Musyrifah, yang telah berhasil mengondisikan mahasantri untuk hadir tepat waktu mengikuti PKPBA. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi dan pendampingan yang baik antara Ma’had dan Pusat Bahasa. Ia berharap pola pengondisian tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.

Prof. Mamlu juga menyampaikan 30 menit sebelum perkuliahan dimanfaatkan secara produktif. Salah satunya dengan menyisipkan tadarus Al-Qur’an selama 15 menit sekaligus mengambil kosakata bahasa Arab dari ayat atau surah yang dibaca setiap harinya. Selanjutnya, 15 menit berikutnya dapat digunakan untuk mempelajari kosakata yang berkaitan dengan materi perkuliahan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan Ma’had sekaligus memperkuat pembiasaan bahasa mahasiswa.

Sementara itu, Dr. Qomari, M.Pd., selaku Kepala PKPBA, menyampaikan bahwa koordinasi tersebut juga menjadi ruang untuk membahas berbagai kondisi teknis di lapangan. Ia mencontohkan pelaksanaan Haflah Iftitah PKPBA yang berjalan lancar karena seluruh peserta dapat hadir tepat waktu. Ke depan, Pusat Bahasa juga membuka peluang kolaborasi dengan Ma’had melalui berbagai program, terutama tadarus Al-Qur’an dan kegiatan kebahasaan yang dapat saling mendukung.

Dari pihak Murabbi dan Murabbi’ah disampaikan bahwa kondisi pengondisian mahasantri hingga saat ini masih aman dan terkendali. Sejak awal, mahasiswa telah diarahkan untuk mandi sebelum Sholat Subuh guna menghindari antrean panjang di kamar mandi menjelang keberangkatan kuliah. Meski demikian, perkembangan kondisi tetap akan dipantau, terutama ketika kegiatan taklim Ma’had mulai berjalan. Para Murabbi dan Murabbi’ah berharap kedisiplinan mahasantri untuk hadir tepat waktu di PKPBA dapat terus dijaga secara istiqamah.

Koordinasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi Ma’had dan Pusat Bahasa dalam mendampingi mahasiswa. Dengan komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, program pembinaan Ma’had dan PKPBA diharapkan dapat berjalan beriringan, sehingga mahasantri tidak hanya disiplin dalam mengikuti perkuliahan, tetapi juga mendapatkan penguatan kemampuan bahasa dan pembiasaan keagamaan yang mendukung proses pendidikan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait