MIU Login

Ratusan Tumpeng dan Satu Semangat Ukhuwah: Merayakan Maulid Nabi SAW Bersama Keluarga Besar MSAA

Malang – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ma’had Sunan Ampel Al-Aly (MSAA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam rangkaian peringatan tersebut adalah makan tumpeng bersama yang menghadirkan sebanyak 280 tumpeng di Kampus 1 dan Kampus 3 UIN Malang.

Sebanyak 280 tumpeng tersebut merupakan hasil sumbangan dari para pimpinan di tingkat universitas dan fakultas sebagai bentuk perhatian, kepedulian, sekaligus dukungan terhadap keluarga besar Ma’had. Kehadiran ratusan tumpeng menjadikan momentum Maulid Nabi semakin semarak dan menghadirkan suasana kekeluargaan di tengah aktivitas pembinaan mahasantri.

Kegiatan makan tumpeng bersama diikuti oleh keluarga besar MSAA, mulai dari mahasantri, musyrif dan musyrifah, murabbi dan murabbiah, hingga jajaran pengasuh. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kampus 1 dan Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sehingga semangat kebersamaan dapat dirasakan oleh seluruh keluarga besar Ma’had.

Tumpeng yang disajikan bukan sekadar hidangan untuk dinikmati bersama. Di balik 280 tumpeng tersebut terdapat pesan tentang kepedulian, kebersamaan, dan ukhuwah. Dukungan dari para pimpinan universitas dan fakultas menunjukkan adanya perhatian terhadap kehidupan mahasantri sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antara unsur pimpinan dengan keluarga besar Ma’had.

Momentum tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW. Maulid Nabi tidak hanya diperingati melalui lantunan shalawat dan pembacaan Maulid Diba’, tetapi juga diwujudkan melalui tradisi berbagi dan makan bersama yang mempertemukan seluruh elemen Ma’had dalam suasana yang hangat.

Di tengah kesibukan masing-masing, seluruh keluarga besar MSAA dapat duduk bersama, menikmati hidangan, dan berbagi kebahagiaan. Tidak ada sekat antara pimpinan, pengasuh, pembina, maupun mahasantri. Semuanya menyatu dalam satu suasana persaudaraan.

“280 tumpeng dan satu semangat ukhuwah” menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana sebuah hidangan dapat menghadirkan makna yang lebih besar. Tumpeng menjadi simbol bahwa kebersamaan akan semakin kuat ketika dibangun melalui kepedulian dan kemauan untuk berbagi.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar MSAA diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi dan menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah pembinaan mahasantri. Sebab, semangat Maulid Nabi sejatinya bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga tentang menghadirkan nilai-nilai kasih sayang, persaudaraan, kepedulian, dan kebermanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.

Jurnalis: M.Syahri.R

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注

Berita Terkait