Malang – Pusat Ma’had al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendapat kehormatan dengan kehadiran Mudir Ma’had al-Jami’ah UIN Raden Intan Lampung, Ustadz Dr. H. Ahmad Basyori, M.Pd.I., bersama Ustadz Asep Budianto, pada Selasa, 29 Oktober 2025. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi antar lembaga pendidikan Islam. Kedatangan rombongan bertujuan untuk menjalin kerja sama serta mengadakan sharing session mengenai manajemen pengelolaan Ma’had al-Jami’ah.
Dalam sesi pembukaan, Mudir Pusat Ma’had al-Jami’ah UIN Malang, Dr. Kyai Ahmad Izzuddin, M.HI. menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan UIN Raden Intan Lampung. Mereka menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperluas jejaring dan bertukar gagasan tentang pengelolaan ma’had yang efektif. Ustadz Dr. Ahmad Basyori menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini tidak hanya menjalin silaturahmi, tetapi juga berbagi praktik terbaik dalam pembinaan mahasiswa berbasis pesantren di lingkungan universitas.

Dalam pemaparannya, pihak Ma’had al-Jami’ah UIN Raden Intan Lampung menjelaskan bahwa lembaga mereka saat ini diberi amanah besar untuk mengelola sekitar 800 mahasantri muqim. Selain itu, mereka juga menyelenggarakan program ubudiyah dan baca tulis Al-Qur’an bagi 4.500 mahasiswa baru setiap tahunnya. Tantangan besar dalam pengelolaan jumlah mahasiswa yang begitu banyak menuntut sistem manajemen yang terstruktur dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pihak UIN Raden Intan berupaya memperkuat koordinasi, kurikulum, serta metode pembinaan agar pelaksanaan kegiatan tetap berjalan optimal.
Sesi sharing dan diskusi interaktif berlangsung hangat, melibatkan para pengelola Ma’had dari kedua lembaga. Peserta saling bertukar pandangan mengenai strategi peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an, sistem evaluasi ubudiyah, hingga pendekatan dalam pembinaan karakter mahasiswa. Pihak Ma’had al-Jami’ah UIN Malang juga memaparkan berbagai program unggulannya dalam bidang keagamaan dan akademik yang selama ini menjadi ciri khas lembaga. Ustadz Asep Budianto turut menambahkan bahwa kerja sama seperti ini perlu terus diperluas agar antar-Ma’had di Indonesia dapat saling menguatkan kapasitas kelembagaannya. Ia berharap pengalaman yang dibagikan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan Ma’had al-Jami’ah lainnya di tanah air.

Menutup kegiatan, kedua belah pihak menyepakati pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan pembinaan keislaman mahasiswa. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama konkret dalam berbagai program pengembangan Ma’had. Pusat Ma’had al-Jami’ah UIN Malang menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi UIN Raden Intan Lampung dalam berbagi ilmu dan pengalaman. Semoga sinergi ini membawa keberkahan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Sukses dan berkah selalu untuk Ma’had al-Jami’ah UIN Raden Intan Lampung atas dedikasinya dalam membina generasi Qurani di lingkungan kampus.





