{"id":5239,"date":"2020-03-04T11:00:17","date_gmt":"2020-03-04T04:00:17","guid":{"rendered":"http:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/?p=5239"},"modified":"2020-03-04T11:00:17","modified_gmt":"2020-03-04T04:00:17","slug":"penanganan-wabah-corona-menurut-khalifah-umar-bin-khattab-ra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/penanganan-wabah-corona-menurut-khalifah-umar-bin-khattab-ra\/","title":{"rendered":"Penanganan Wabah Corona Menurut Khalifah Umar Bin Khattab ra"},"content":{"rendered":"<p>Dikutip dari\nlaman <em>merdeka.com<\/em> 23\/2\/2020, bahwa virus corona pertama kali muncul di Wuhan, salah\nsatu kota di China. Simpang siur kabar soal sebab kemunculan virus ini, mulai dari\nmakanan hingga hewan-hewan unggas. Hal ini dikarenakan belum adanya informasi\njelas soal asal muasal kemunculan virus tersebut, sudah memakan korban hingga ratusan\norang meninggal dan puluhan ribu lainnya terinfeksi. Virus ini mudah sekali\nmenyebar. Korban akibat virus corona sudah mencapai 493 orang meninggal\ndunia dan terbanyak dari kota Hubei yakni 479 orang meninggal dunia. Kemudian\nsebanyak 24.551 orang mengidap virus corona di 28 negara di dunia, yang\nterbanyak di China yakni 24.338 orang, <\/p>\n\n\n\n<p>Jika kembali ke\nmasa Khalifah Umar bin Khattab tahun ke delapan belas dari hijrah, bahwa pada\nmasa ke khalifahannya pernah terjadi wabah penyakit Tha\u2019un. Penyakit Tha\u2019un\nmerupakan penyakit yang berujung pada kematian, penyakit ini membuat resah dan\ngelisah seluruh masyarakat pada waktu itu. Banyak korban yang meninggal dunia\nsebab penyakit ini yang diantaranya Abu Ubaidah bin Jaroh\npemimpin rakyat, Mu\u2019adz bin Jabal, Yazid bin Abi Sufyan, Haris bin Hisyam dan\nsahabat yang lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketika banyak\nmenelan korban kemudian Gubernur Syam Amr bin Ash berpidato dihadapan seluruh rakyatnya.\n\u201cBahwa penyakit ini jika telah tersebar penyebarannya seperti api yang melalap\napa yang ada di hadapannya, maka jauhilah dengan mengungsi ke gunung gunung,\nkemudian masyarakat berbondong-bondong keluar dan meninggalkan tempat tinggal\nmereka\u201d. Kemudian kejadian tersebut sampai pada Umar Bin Khattab, lalu Umar tidak\nmenyukai perbuatan tersebut. <\/p>\n\n\n\n<p>Penyakit Tha\u2019un\nyang terjadi di Syam membuat kekhawatiran yang mendalam bagi seluruh umat\nmuslim sebab telah menelan korban lebih dari dua puluh ribu jiwa. Kekhawatiran\njuga dirasakan oleh kaisar Romawi dengan menghimbau kepada seluruh pasukannya\nuntuk waspada dengan pasukan orang Islam. <\/p>\n\n\n\n<p>Rasulullah SAW\npernah memberi bagaimana cara menangani penyakit yang ada pada suatu daerah. Beliau\nbersabda :<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right\">\u0625\u0630\u0627 \u0633\u0645\u0639\u062a\u0645 \u0628\u0647 \u0628\u0623\u0631\u0636 \u0641\u0644\u0627 \u062a\u0642\u062f\u0645\u0648\u0627 \u0639\u0644\u064a\u0647 \u0648\u0625\u0630\u0627 \u0648\u0642\u0639 \u0628\u0623\u0631\u0636 \u0648\u0623\u0646\u062a\u0645 \u0628\u0647\u0627 \u0641\u0644\u0627\n\u062a\u062e\u0631\u062c\u0648\u0627 \u0641\u0631\u0627\u0631\u0627 \u0645\u0646\u0647.<\/p>\n\n\n\n<p>Artinya : \u201cJika\nkalian mendengar penyakit Tha\u2019un di sebuah wilayah, maka janganlah datang ke\ndaerah tersebut. Jika kalian ada di dalam wilayah tersebut, maka kalian\njanganlah lari keluar\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Para sahabat\nberbeda-beda dalam mengomentari hadis tersebut diantaranya adalah komentar dari\nUmar yang mengatakan bahwa orang yang keluar dari daerah yang terjangkit\npenyakit Tha\u2019un ke daerah lain merupakan lari dari sebuah takdir menuju ke\ntakdir yang lainnya, selain Umar ada juga Sahabat Abu Ubaidah orang yang\nterpercaya dikalangan masyarakatnya mengatakan bahwa orang yang keluar itu akan\nmenularkan kepada yang lain dan tidak ada masalah untuk keluar. <\/p>\n\n\n\n<p>Tindakan\npemerintah Indonesia saat ini sangat tepat dengan melakukan pengecekan terhadap\norang asing di Bandara, Pelabuhan, Terminal dan yang lainya. Apa yang dilakukan\noleh Pemerintah ini&nbsp; sebenarnya\nmewaspadai adanya penularan Corona. Oleh Faiq &nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/download.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5240\" width=\"390\" height=\"220\" \/><\/figure><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dikutip dari laman merdeka.com 23\/2\/2020, bahwa virus corona pertama kali muncul di Wuhan, salah satu kota di China. Simpang siur kabar soal sebab kemunculan virus ini, mulai dari makanan hingga hewan-hewan unggas. Hal ini dikarenakan belum adanya informasi jelas soal asal muasal kemunculan virus tersebut, sudah memakan korban hingga ratusan orang meninggal dan puluhan ribu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,29,28],"tags":[],"class_list":["post-5239","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","category-pendidikan","category-terbaru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5239","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5239"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5239\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/msaa.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}