Malang, 10 September 2026 — Di tengah padatnya aktivitas sebagai mahasiswa baru sekaligus mahasantri Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh menjadi hal yang tidak kalah penting. Beragam aktivitas akademik dan kegiatan keruhanian yang dijalani setiap hari mendorong para mahasantri untuk tetap menjaga stamina melalui aktivitas fisik.
Suasana tersebut hampir terlihat setiap sore ketika para mahasantri putra memanfaatkan waktu luang dengan berolahraga bersama di lingkungan ma’had. Sejumlah mahasantri tampak antusias bermain voli dan tenis meja. Aktivitas tersebut diikuti oleh mahasantri dari berbagai mabna, mulai dari Mabna Al-Ghazali hingga Mabna Al-Farabi.
Menariknya, para mahasantri tetap mengenakan sarung saat berolahraga. Pemandangan tersebut menjadi salah satu ciri khas aktivitas para santri yang tetap memadukan nuansa kepesantrenan dengan kegiatan olahraga dan rekreasi di lingkungan kampus.
Aktivitas olahraga tidak hanya menjadi sarana untuk menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi alternatif bagi mahasantri dalam mengisi waktu luang secara positif. Untuk mendukung hal tersebut, pihak ma’had menyediakan berbagai fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan oleh para mahasantri, di antaranya bola voli dan fasilitas tenis meja yang tersedia di lingkungan mabna.
Salah seorang mahasantri Mabna Ibnu Rusyd, Afifudin, menyambut positif keberadaan fasilitas dan aktivitas olahraga tersebut. Menurutnya, olahraga menjadi salah satu kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus menciptakan suasana kebersamaan di antara para mahasantri.
“Dengan adanya kegiatan olahraga seperti ini, teman-teman merasa senang karena dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif. Selain menjadikan kami lebih aktif dan sehat, kegiatan seperti ini juga membuat mahasantri tidak berkeluyuran ketika memiliki waktu kosong,” ujarnya.

Kehidupan sebagai mahasiswa baru sekaligus mahasantri memang menghadirkan tantangan tersendiri. Selain mengikuti kegiatan perkuliahan, para mahasiswa juga harus menjalani berbagai aktivitas kepesantrenan yang telah menjadi bagian dari kehidupan di Ma’had. Kondisi tersebut menjadi karakteristik tersendiri UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang memadukan tradisi akademik perguruan tinggi dengan tradisi kepesantrenan dalam satu lingkungan pendidikan.
Bagi para mahasantri, keberadaan fasilitas olahraga menjadi salah satu bentuk dukungan ma’had dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aktif, dan nyaman. Selain menjaga kesehatan fisik, kegiatan olahraga bersama juga dapat mempererat interaksi serta rasa kekeluargaan antarmahasantri dari berbagai mabna.
“Terakhir, saya mewakili teman-teman lainnya mengucapkan terima kasih kepada kampus, khususnya Ma’had, yang telah menyediakan fasilitas olahraga yang dapat dinikmati oleh seluruh mahasantri. Kami sangat senang dengan adanya fasilitas ini karena dapat digunakan untuk bermain, berolahraga, sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Ma’had,” tutur Afifudin.
Melalui pemanfaatan fasilitas olahraga secara rutin, para mahasantri diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, kegiatan kepesantrenan, dan kesehatan jasmani. Dengan demikian, kehidupan di ma’had tidak hanya menjadi ruang pembentukan spiritual dan intelektual, tetapi juga mendukung terciptanya pola hidup sehat bagi seluruh mahasantri.



