Monitoring Fiqhiyah Devisi Ta’lim

On November 5, 2011 by admin

El-Ma’rifah. Tepat pada hari rabu kemarin (27/4) Devisi Ta’lim pengurus Mahad Sunan Ampel al Aly mengadakan monitoring fiqih ibadah di halaqah Mahad. Kegiatan ini sebenarnya lebih tepat disebut sebagai briefing musyrif dan musyrifah untuk kegiatan praktik ibadah yang akan di sosialisasikan kepada seluruh mahasantri. Meskipun sebenarnya kemampuan para musyrif dan musyrifah ini tidak lagi diragukan dalam memahami masalah fiqhiyah, namun terkadang, perbedaan I’tibar atau rujukan dapat menghambat pemahaman mahasantri yang masih awam terhadap masalah fiqihiyah.

Kegiatan ini sengaja diadakan untuk menfasilitasi mahasantri yang kebanyakan masih belum terlalu memahami praktik mengenai fiqih ibadah, seperti contoh tata cara melakukan wudhu yang benar, tata cara tayammum, mandi besar bahkan hal yang paling urgen yakni mengenai shalat. Monitoring fiqhiyah inipun juga memberi kesempatan kepada perwakilan musyrif dan musyrifah dari tiap mabna untuk mempresentasikan mengenai fiqih ibadah beserta praktiknya secara langsung di depan para musahhih. Setelah para presentator menyajikan makalah dan praktiknya, para musahhih memberi tanggapan dan masukan untuk menyempurnakan pemahaman.

Salah seorang musahhih senior, KH. Chamzawi, M.Hi selain memberi tanggapan mengenai presentasi dan praktik dari musyrif dan musyrifah, beliau juga memberi kesempatan kepada seluruh audien untuk menanyakan permasalahan fiqih yang masih belum dipahami. Antusiasme para pengurus keisyrofan Mahad Sunan Ampel al Aly ini semakin memantapkan visi dan misi Devisi Ta’lim wal Ibadah untuk menyukseskan monitoring fiqhiyah. “Kami berharap bekal ilmu ini mampu menjadikan mahasantri seorang abid yang sempurna ibadahnya” ujar salah seorang Murabiyah Bidang Ta’lim wal Ibadah.

Pada awalnya, kegiatan ini hanya akan dilaksanakan dalam sekali pertemuan saja, namun karena antusiasme para pengurus untuk mendiskusikan masalah fiqhiyah yang belum dipahami akhirnya Kepala Bidang Ta’lim, Dr.H. Syuhadak, MA menyarankan agar kegiatan ini di lanjutkan pada lain kesempatan. (Qry)

Comments are closed.